7 Ciptaan Allah Tidak Akan Hancur Di Saat Hari Kiamat


Peristiwa kiamat merupakan peristiwa kehancuran yang dahsyat dan luar biasa yang tidak pernah terjadi sehelumnya. Seluruh makhluk hidup akan merasakan kematian. Al Quran banyak menginformasikan keadaan yang akan dialami ketika kiamat itu terjadi, antara lain sebagai berikut.

الْقَارِعَةُ .مَا الْقَارِعَةُ .وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْقَارِعَةُ .يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ .وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنْفُوشِ Artinya: “Hari kiamat. Apakah hari kiamat itu? Tahukah kamu apakah hari kiamat itu? Pada hari itu manusia seperti anai-anai yang bertebaran. Dan gunung-gunungseperti bulu yang dihambur-hamburkan.” (QS Al Qariah: 1-5) Seluruh alam akan hancur binasa, tidak ada satu tempat pun untuk bersembunyai. Namun ada 7 ciptaan Allah yang tidak akan hancur ketika kiamat terjadi, kita mengetahui bahwasanya semuanya akan binasa dan mengalami kehancuran. Tak aka nada satu makhluk pun yang mampu bertahan hidup. Alam semesta juga ikut hancur. Bahkan, malaikat Israfil, malaikat peniup sangkakala juga mengalami kematian. Meski kita tahu bahwa semuanya akan hancur, ternyata ada pula hal-hal yang tidak akan hancur. Allah Subhanahu wa Ta’ala menghendaki sesuatu yang tidak akan binasa meski kedahsyatan suatu kebinasaan terjadi. Lantas, apa saja yang tidak akan hancur di hari kiamat?

1. Surga dan Neraka.
Jika sangkakala ditiupkan, ternyata ada yang tidak hancur, yakni Surga dan Neraka. Dalam hal ini Allah telah menyatakan kekekalan surga dan neraka dalam banyak ayat. Salah satunya dalam dalam Al-Qur’an, فَأَمَّا الَّذِينَ شَقُوا فَفِي النَّارِ لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌ وَشَهِيقٌ .خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ إِلَّا مَا شَاءَ رَبُّكَ ۚ إِنَّ رَبَّكَ فَعَّالٌ لِمَا يُرِيدُ .وَأَمَّا الَّذِينَ سُعِدُوا فَفِي الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ إِلَّا مَا شَاءَ رَبُّكَ ۖ عَطَاءً غَيْرَ مَجْذُوذٍ “Adapun orang-orang yang celaka, maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih), mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki. Adapun orang-orang yang berbahagia, maka tempatnya di dalam surga, mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain); sebagai karunia yang tiada putus-putusnya.” (QS. Huud, 106-108)

Maksud dari ayat tersebut ialah tersirat bahwa surga dan neraka itu adalah kekal, tidak akan binasa serta tidak akan ditetapkan kematian kepada keduanya

2. ‘Arsy atau Singgasana Allah.
Selanjutnya yang tidak akan hancur adalah Arsy Allah SWT. Dimana Arsy ini adalah singgasana Allah. Hal ini diungkapkan dalam firman-Nya, وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي صَدَقَنَا وَعْدَهُ وَأَوْرَثَنَا الْأَرْضَ نَتَبَوَّأُ مِنَ الْجَنَّةِ حَيْثُ نَشَاءُ ۖ فَنِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ .وَتَرَى الْمَلَائِكَةَ حَافِّينَ مِنْ حَوْلِ الْعَرْشِ يُسَبِّحُونَ بِحَمْدِ رَبِّهِمْ ۖ وَقُضِيَ بَيْنَهُمْ بِالْحَقِّ وَقِيلَ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ “Dan mereka berkata, ‘Segala puji bagi Allah yang telah memenuhi janji-Nya kepada kami dan telah memberikan tempat ini (surga) kepada kami sedang kami (diperkenankan) menempati surga di mana saja yang kami kehendaki. Maka surga itulah sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal.’ Dan engkau (Muhammad) akan melihat malaikat- malaikat melingkar di sekeliling ‘Arsy bertasbih sambil memuji Tuhannya; lalu diberikan keputusan di antara mereka (hamba-hamba Allah) secara adil dan dikatakan, ‘Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam’,” (QS. Az- Zumar, 74-75).

3. Kursi Milik Allah.
Selain singgasana Allah, ada pula kursi milik Allah. Seperti apa kursi Allah? Rasulullah Saw bersabda, “Tidaklah langit yang tujuh dibanding kursi kecuali laksana lingkaran anting yang diletakkan di tanah lapang,” (HR. Ibnu Hiban). Sesungguhnya kursi Allah tidak akan hancur sebagaimana halnya ‘Arsy berdasarkan ulama.

4. Lauh Mahfuzh.
Jika singgasana Allah yaitu Arsy tidak akan hancur, maka sama halnya dengan Lauh Mahfuzh. Dimana ini adalah kitab tempat Allah untuk menuliskan segala catatan alam semesta. Adapun nama lain Lauh Mahfuzh dalam Al-Qur’an yaitu Ummu Al-Kitab, sebagaimana yang telah dikatakan Allah, وَمَا مِنْ غَائِبَةٍ فِي السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ إِلَّا فِي كِتَابٍ مُبِينٍ “Tiada sesuatu pun yang ada di langit dan di bumi, melainkan terdapat dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh),” (QS. An-Naml: 75). Maka dari itu Lauh Mahfuzh pun tidak akan hancur berdasarkan Ij’ma ulama
5. Qalam atau Pena.
Qalam atau pena ternyata juga termasuk ciptaan Allah yang tidak akan hancur ketika sangkakala ditiupkan. Menurut beberapa ulama, Qalam atau pena merupakan makhluk yang pertama diciptakan oleh Allah. sebagaimana sabda Rasulullah Saw, “Sesungguhnya makhluk yangpertama kali Allah ciptakan adalah Al- Qalam, kemudian Allah berfirman kepadanya, ‘Tulislah!’ Kemudian Al- Qalam berkata, ‘Wahai Rabb ku, apa yang akan aku tulis?’ Kemudian Allah berfirman, ‘Tulislah takdir segala sesuatu sampai datang hari kiamat’,” (HR. Abu Dawud, shahih).
6. Tulang Ekor.
Selain itu, meskipun tiupan sangkakala itu dapat menghancurkan manusia, tapi ternyata sangkakala tidak bisa menghancurkan tulang ekor manusia. Rasulullah Saw bersabda, “Tiada bagian dari tubuh manusia kecuali akan hancur (dimakan tanah), kecuali satu tulang yaitu tulang ekor, darinya manusia dirakit kembali pada hari kiamat,” (HR. Bukhari, No.4953).

7. Ruh.
Dan yang terakhir adalah ruh. Ruh ini tidak akan hancur atau binasa saat sangkakala ditiupkan. Karena makhluk yang binasa di saat itu akan dicabut ruhnya dan meninggal dan kemudian ruh ini dikembalikan ke jasadnya di saat hari kebangkitan. Hal ini disepakati ulama bahwa ruh tidak akan hancur.

sumber :

Terima kasih sudah berkunjung.

Malaikat Melindungi Mayat Jenazah Ini dengan Sayapnya


Nabi Muhammad SAW merupakan manusia pilihan yang menjadi penyampai pesan. Kedekatan beliau dengan Allah SWT tentu menjadi keistimewaan yang tidak ada bandingnya di dunia ini. Setiap kisah yang melibatkan Nabi akan sangat penting bagi pengikutnya.

Salah satunya adalah kisah berikut ini. Seorang yang istimewa karena jenazahnya mendapat perlindungan dari sayap malaikat. Orang ini tewas sewaktu terlibat perang melawan kaum musrikin. Bahkan, tubuhnya dicincang menjadi beberapa bagian oleh musuh.

Namun ternyata, Ia mendapat keistimewaan tersendiri. Karena Rasulullah SAW mengabarkan jika jasadnya dilindungi oleh sayap malaikat. Siapakah orang ini? Mengapa dirinya begitu istimewa hingga malaikat pun melindungi jenazahnya.

Syuhada yang jenazahnya dilindungi oleh sayap malaikat tersebut ternyata bernama Abdullah bin Amru bin Harram. Dirinya termasuk ke dalam golongan 70 orang yang turut serta dalam pembaiatan Rasulullah SAW di Aqobah Kedua.

Tidak hanya itu, dirinya juga dipercaya menjadi salah satu ketua dari 12 ketua yang ikut dalam pembaiatan Rasulullah tersebut. Abdullah bin Amru bin Harram juga pernah turut serta dalam perang Badar yang berhasil dimenangkan oleh kaum muslimin. Ia tampil dengan gagah berani kala berada di medan perang.

Namun takdir berkata lain, di perang Uhud pada tahun ke 3 hijriyah ia meninggal di medan perang. Sebelum pergi ke medan perang tersebut, ia berkata, “Aku tidak ingin melihat aku terbunuh di perang ini tapi aku berharap menjadi orang pertama yang mati syahid diantara orang-orang muslim.”

Dikisahkan pada suatu malam, Abdullah bin Amru bin Harram memanggil anaknya yang bernama Jabin bin Abdulllah. Dirinya berkata, “”Rasanya sayalah yang akan terbunuh diantara para sahabat dalam perang ini. Semoga saya orang pertama yang mati syahid. Demi Allah, tidak ada seorang pun yang lebih saya cintai setelah Rasulullah SAW melainkan dirimu. Saya mempunyai hutang, maka kelak kalau saya wafat bayarlah hutangku dan berilah nasehat kepada saudaramu yang lain.”

Pada keesokan harinya, umat Islam keluar dari rumah mereka untuk menghadapi kaum kafir Quraisy. Dalam perang tersebut Rasulullah menjadi pemimpin perang yang sangat ulung. Namun, kaum muslimin mengalami kekalahan atas kaum Quraisy.

Penyebab utamanya adalah para pemanah melanggar perintah dari Rasulullah SAW untuk tetap berjaga di tempat mereka. Karena ketidakpatuhan ini, akhirnya kaum Quraisy berhasil menggempur habis-habisan umat Islam. Abdullah bin Amru bin Harram termasuk satu di antara para syuhada yang gugur dalam perang ini.

Menderita kekalahan, umat Islam pun mulai mengumpulkan pasukkan yang telah wafat setelah perang tersebut usai. Jabir pun turut serta mencari keberadaan si ayah dan menemukan orang yang dikasihinya tersebut sudah tidak bernyawa lagi.

Abdullah bin Amru bin Harram gugur sebagai seorang Syuhada dalam perang tersebut. Rasulullah SAW juga turut berbelasungkawa atas kejadian ini. Tidak hanya itu, beliau juga merasa bangga kepada Abu Jabir hingga beliau bertakziah ke rumah keluarga Abdullah bin Amru bin Harram.

Pada waktu Rasulullah SAW melihat Jabir dan keluarganya sedang menangis, kemudian beliau bersabda:

“Kalian menangis atau tidak menangis, para malaikat akan melindunginya dengan sayap-sayapnya.”

Setelah mendengar penuturan dari Rasulullah tersebut, Jabir dan keluarga Abdullah bin Amru bin Harram menjadi pasrah dan ikhlas atas sepeninggalan orang yang mereka cintai tersebut. Pada suatu hari Rasulullah SAW bersabda,

“Wahai Jabir, Allah tidak pernah berbicara kepada seseorang melainkan di balik tabir. Dan Allah SWT berbicara dengan ayahmu secara langsung.”

Rasulullah SAW juga pernah bercerita bahwa ayah Jabir ini memiliki keinginan yang kuat untuk berjuang di jalan Allah SWT. Abdullah bin Amru pernah berdoa,

“Ya Allah, berikanlah keturunanku nikmat yang engkau berikan padaku.”

Setelah itu, Rasulullah SAW memerintahkan untuk mengubur jenazah Abdullah bin Amru bin Harram di kuburan Baqi bersama Amru bin Al-Jumuh dalam satu liang. Hal ini dikarenakan mereka berdua merupakan teman akrab yang saling mencintai di jalan Allah SWT.

Demikianlah kisah mengenai jenazah syuhada yang dilindungi oleh sayap malaikat. Ternyata syuhada tersebut adalah Abdullah bin Amru bin Harram. Maka patutlah beliau mendapatkan keistimewaan yang demikian karena senantisa berjuang di jalan Allah Ta’ala hingga akhir hayatnya.

sumber

Sebaiknya Anda Tahu .!


TAHUKAH KITA?

Bahwa ikan yg ribuan tahun lalu menelan Nabi Yunus As itu ternyata masih hidup sampai sekarang, bahkan sampai hari kiamat. hal ini sdh dijelaskan dalam al-Qur’an: andai Yunus itu tidak beristighfar, tentu ia akan tinggal dalam perut ikan tersebut sampai hari kebangkitan..

taukah anda….?
bahwa janin semasa dalam kandungan perut ibunya, dia dilihatkan perjalanan hidupnya mulai dr lahir sampai mati, karena itu, terkadang ketika kita berkunjung ke beberapa tempat yang baru, tp seolah tempat tersebut sudah tidak asing bagi kita.

taukah anda…..?
di saat bersin, seluruh anggota tubuh kita berhenti berfungsi, seolah mati, ini terjadi dalam hitungan detik, setelah itu berfungsi normal kembali, inilah kenapa dalam islam di sunnahkan membaca alhamdulillah setelah bersin, sebagai ungkapan syukur atas berfungsinya kembali seluruh anggota badan kita.

taukah anda…..?
menguap itu bukan tanda bahwa kita mengantuk, tapi itu adalah pertanda bahwa tubuh kita butuh tambahan oksigen

taukah anda……?
bahwa memakan kurma dalam jumlah genap itu akan menghasilkan gula darah, karena itu Rasulullah menganjurkan kita untuk memakannya dalam jumlah ganjil, agar berubah menjadi karbohidrat.

taukah anda……?
bahwa tepat setelah dikumandangkannya azan itu adalah waktu yang mustajab untuk berdoa.

taukah anda……?
di mana dosa-dosa kita diletakkan ketika kita shalat?
Nabi Muhammad saw bersabda: “sesungguhnya seorang hamba ketika menunaikan shalat, dia membawa serta semua dosa-dosanya, kemudian dosa-dosa itu d taruh di atas kepala dan kedua pundaknya, maka ketika tiap kali ia ruku’ atau sujud berjatuhanlah dosa-dosa tersebut”.
wahai orang-orang yang biasa tergesa-gesa dalam shalatnya, tenanglah… dan tahanlah lebih lama ruku’ dan sujudmu, agar lebih banyak lagi berguguran dosa-dosamu.

taukah anda…….?
diceritakan ada seorang wanita soleha yg meninggal, maka tiap kali penduduk desa ziarah kubur, mereka mencium harumnya mawar dr dalam kubur, kemudian suaminya menjelaskan, bahwa istrinya itu semasa hidup selalu membaca surah al-mulk, setiap mau tidur..
sesungguhnya surat al-mulk itu menyelamatkan dari siksa kubur.

taukah anda…….?
ketika kita membaca ayat kursi tiap usai shalat, maka tidak ada penghalang antara kita dan surga kecuali maut.

taukah anda…….?
bahwa para malaikat mendoakan kita ketika usai shalat, karena itu jangan terburu untuk beranjak dari posisi duduk shalat kita.

semoga bermanfaat
. . .
Nota Bene:
Referensi dari ayat Al-Quran dan Hadits telah ditambahkan pada komentar. Silahkan silaturahmi.
Semoga menjadi amal Jariyah kepada yang membagikan. Aamiin Allahuma Aamiin

Inilah Senjata Mujahidin yang Paling Ditakuti Tentara Rusia


[IMG]

Kemenangan mujahidin Afghanistan mengusir pendudukan Uni Soviet (Rusia) pada dekade 80-an menjadi sejarah fenomenal hingga saat ini. Bagaimana tidak, negara komunis dengan 620 ribu tentara dan persenjataan canggih bisa dikalahkan oleh mujahidin yang jumlahnya tidak diketahui secara pasti dan senjatanya lebih sederhana.

Namun di balik ‘sederhana’-nya persenjataan mujahidin Afghanistan, Rusia sangat ketakutan setelah pasukannya mengetahui bahwa batu yang dilemparkan mujahidin bisa berubah menjadi bom dan peluru. Kisah karamah itu terjadi saat seorang mujahid bernama Ghul Muhammad ditangkap tentara Uni Soviet.

“Suatu malam,” tulis Syaikh DR Abdullah Azzam dalam bukunya Tarbiyah Jihadiyah, “Ghul tersesat saat ingin kembali ke batalionnya.”

Bukannya tiba di markas batalion, Ghul justru tersesat masuk ke wilayah musuh. Ia pun ditangkap dan kemudian diinterogasi.

“Sebelum kami membunuhmu,” kata seorang pewira Rusia, “kami ingin bertanya, bagaimana terkadang senjata kalian membakar tank-tank kami?”

Ghul merasa dirinya akan mati tak lama lagi. Karenanya ia ingin bersiasat untuk menakuti pasukan Rusia. “Jangankan peluru-peluru kami,” jawab Ghul tanpa takut, “bahkan sekiranya kami melempar batu pun ia akan mampu menembus tank kalian.”

Tentu saja perwira itu tak percaya. Tapi karena penasaran, ia ingin menguji kebenaran kata-kata itu. “Baiklah, itu tank kami. Silahkan kau lempar dengan batu agar kami bisa melihat bagaimana batu itu bisa menembusnya.”

Ghul tidak menyangka bahwa perwira itu akan mengambil langkah demikian. Padahal tadi ia hanya bersiasat. Namun, ia memiliki keyakinan bahwa Allah akan menolongnya.

“Kalau begitu, biarkan aku mengerjakan shalat dua rakaat dulu,” pinta Ghul.

Dalam sujudnya, Ghul berdoa sepenuh hati. Ia bermunajat kepada Allah memohon pertolongannya. “Ya Allah… janganlah Engkau membuka aibku. Engkau mengetahui bahwa batu-batu ini tidak dapat berbuat apa-apa.”

Selesai shalat, Ghul berdoa lagi. Ia bertawakal kepada Allah, dan memohon keajaiban dariNya. Setelah itu, barulah ia mengambil segenggam batu kerikil dan melemparkannya ke sebuah tank di depannya.

Sorot mata para tentara Rusia mengikuti gerak batu itu, dari tangan Ghul ke arah tank kebanggaan mereka. Mata-mata itu terbelalak saat menyaksikan percikan api begitu batu-batu Ghul menghantam tank. Terbakar. Tank itu terbakar.

“Jauhkan tank-tank di sebelahnya agar tidak ikut terbakaarrr!” perintah sang perwira mengejutkan para tentara.

Usai menyaksikan keajaiban itu, sang perwira melepaskan Ghul. “Pergilah, kami tak ingin membunuhmu,” pungkasnya dengan nada kesal. Sejak saat itu, mereka takut bahwa semua batu yang dilemparkan mujahidin Afghanistan bisa berubah menjadi bom dan peluru.

40 Hadits Prinsip Dasar Jam’iyah Nahdlatul ULAMA


40 Hadits Prinsip Dasar Jam’iyah Nahdlatul ULAMA

HADRATUS SYAIKH HASYIM ASY’ARY
ARBAIN A HADITSAN TATA’ALLAQU BI MABADI’I JAM’IYYAT  NAHDLATUL ULAMA

“Agama adalah nasihat.” Kami bertanya: “Bagi siapa wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab: “Bagi Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, bagi para pemimpin kaum muslim dan bagi kaum muslim secara umum.” (HR. Muslim)

“Jangan tangisi (urusan) agama ini jika dikendalikan oleh ahlinya, tetapi tangisilah agama ini apabila ía dikendalikan oleh orang yang bukan ahlinya”.

“Bergegaslah dengan melakukan amal-amal yang baik, karena nanti akan terjadi fitnah seperti potongan malam yang gelap, (di mana) pagi hari seorang laki-laki (dalam keadaan) mukmin dan di sore hari (dalam keadaan) kafir. Atau di sore hari dalam keadaan mukmin dan di pagi hari dalam keadaan kafir. Dia akan menjual agamanya dengan harta dunia.” (HR. Muslim)

“Beramallah, karena setiap sesuatu (pasti) dimudahkan untuk apa sesuatu itu diciptakan.” (HR. At-Tabrani)

“Amal yang paling dicintai oleh Allah Swt adalah amal yang paling istiqomah, walaupun (cara pengamalannya) sedikit-sedikit.” (Muttafaqun ‘alaih)

“Tetaplah untuk selalu beramal (berusaha), karena demi Allah, Allah Swt tidak akan bosan memberi pahala) sampai kalian (merasa) bosan untuk beramal.” (HR. At-Tabrani)

“Setiap perkara yang baik itu (punya nilai) shodaqoh, dan orang yang menunjukkan atas kebaikan itu seperti orang yang mengerjakannya. Dan Allah Swt suka menolong orang yang prihatin.” (HR. Ad-Daruquthni dan Ibnu Abi Dunya)

“Barang siapa melihat kemungkaran maka ubahlah dengan tangannya. Apabila tidak mampu, maka ubahlah dengan lisan. Apabila tidak mampu dengan lisan, maka (ingkar) dengan hati. Dan yang demikian itu adalah lebih lemahnya iman.” (HR. Muslim)

“Sesungguhnya Allah Swt tidak akan menyiksa masyarakat umum sebab perbuatan segelintir orang, sampai mereka melihat kemungkaran di hadapan mata mereka, tapi mereka tidak mau mencegahnya, padahal mereka mampu untuk mencegahnya (merubahnya). Kemudian apabila mereka tetap menjalankan itu semua, maka Allah Swt akan menurunkan siksa kepada mereka semua balk yang umum maupun yang khusus.” (HR. Al-Baghowi di dalam kitab Syarhus Sunnah)

“Diriwayatkan dan Abi Hurairoh, beliau berkata, “Kekasihku Rasulullah Saw berwasiat kepadaku tentang hal-hal yang balk, beliau berwasiat kepadaku agar aku tidak takut dengan cacian orang yang mencaci, dan beliau berwasiat kepadaku untuk berkata yang benar walaupun pahit (dirasakan).” (HR. Ibnu Hibban)

“Ada tiga hal yang menyelamatkan dan tiga hal yang merusak. Adapun yang menyelamatkan adalah takut kepada Allah Swt baik dalam keadaan terang-terangan, menghukumi dengan adil baik dalam keadaan ridho mau pun marah, serta bertindak sederhana baik dalam kondisi kaya maupun miskin. Dan yang merusak (jiwa) adalah mengikuti sifat kikir, mengikuti hawa nafsu dan berbangga dengan pendapatnya sendiri.” (HR. Al-Bazzar)

“Kalian semua adalah pemimpin dan akan diminta pertanggungjawaban dari kepemimpinannya. Imam (pemimpin) adalah pengatur rakyatnya dan akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinan terhadap rakyatnya. Seorang lelaki adalah pemimpin bagi keluarganya dan dia akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Wanita adalah pemimpin di dalam urusan rumah suaminya dan dia akan dimintai pertanggung jawaban atas apa yang dipimpinnya. Pelayan adalah orang yang mengatur didalam urusan harta majikannya dan dia akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang telah dipimpinnya.” (HR. Al-Bukhari)

Seorang Miskin Membangun Mesjid Paling Unik di Dunia


Mungkin kita tak percaya jika tidak melihat faktanya. Seorang yang tidak kaya, bahkan tergolong miskin, namun mampu membangun sebuah Masjid

di Turki. Nama masjidnya pun paling aneh di dunia, yaitu “*Shanke Yadem*” (Anggap Saja Sudah Makan). Sangat aneh bukan? Dibalik Masjid yang namanya paling aneh tersebut ada cerita yang sangat menarik dan mengandung pelajaran yang sangat berharga bagi kita.Ceritanya begini : Di sebuah kawasan Al-Fateh, di pinggiran kota Istanbul ada seorang yang
wara’ dan sangat sederhana, namanya Khairuddin Afandi. Setiap kali ke pasar ia tidak membeli apa-apa. Saat merasa lapar dan ingin makan atau membeli sesuatu, seperti buah, daging atau manisan, ia berkata pada dirinya: Anggap saja sudah makan yang dalam bahasa Turkinya “ Shanke Yadem” .
Nah, apa yang dia lakukan setelah itu? Uang yang seharusnya digunakan untukmembeli keperluan makanannya itu dimasukkan ke dalan kotak (tromol)…Begitulah yang dia lakukan setiap bulan dan sepanjang tahun. Ia mampumenahan dirinya untuk tidak makan dan belanja kecuali sebatas menjaga kelangsungan hidupnya saja.

Hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun Khairuddin Afandi konsisten dengan amal dan niatnya yang kuat untuk mewujudkan impiannya membangun sebuah masjid. Tanpa terasa, akhirnya Khairuddin Afandi mampu mengumpulkan dana untuk membangun sebuah masjid kecil di daerah tempat tinggalnya. Bentuknyapun sangat sederhana, sebuah pagar persegi empat, ditandai dengan dua menara di sebelah kiri dan kanannya, sedangkan di sebelah arah kiblat ditengahnya dibuat seperti mihrab. Akhirnya, Khairuddin berhasil mewujudkan cita-citanya yang amat mulia itu dan masyarakat di sekitarnyapun keheranan, kok Khairuddin yang miskin itu di dalam dirinya tertanam sebuah cita-cita mulia, yakni membangun sebuah masjiddan berhasil dia wujudkan. Tidak bayak orang yang menyangka bahwa Khairudin ternyata orang yang sangat luar biasa dan banyak orang yang kaya yang tidak bisa berbuat kebaikan seperti Khairuddin Afandi.

Setelah masjid tersebut berdiri, masyarakat penasaran apa gerangan yang terjadi pada Akhiruddin Afandi. Mereka bertanya bagaimana ceritanya seorang yang miskin bisa membangun masjid. Setelah mereka mendengar cerita yang sangat menakjubkan itu, merekapun sepakat memberi namanya dengan: “Shanke yadem” (Angap Saja Saya Sudah makan).

Informasi di atas saya dapat di sini, sungguh luar biasa. Kita belajar banyak dari kesederhanaan, ketulusan dan keikhlasan Khairuddin. Beramal bisa dilakukan oleh siapa saja dan kapan saja tidak harus menjadi kaya dulu. Bahkan banyak orang yang diberikan kekayaan oleh Allah lantas menjadi lupa untuk beramal. Harta yang digunakan Khairuddin untuk membangun mesjid diperoleh dengan cara yang halal dan itulah salah satu penyebab orang senang datang ke mesjid yang dibangunnya walaupun mesjid tersebut sangat sederhana. Semoga di Indonesia akan banyak orang-orang seperti khairuddin yang beramal bukan karena ingin di puji orang akan tetapi semata-mata mengharapkan Ridho dari Allah SWT, aamiin.

 

sumber

Sejenak Mengintip Penemu dan Pembuat Sabun Pertama di Dunia


Sabun pertama kali ditemukan para ilmuwan Muslim di era puncak peradaban Islam pada abad 7 M. Siapa yang mengira bahwa peradaban Barat di Eropa baru mengenal pembuatan sabun di abad 16 M.

Terlepas dari pesatnya perkembangan teknologi maupun hiruk pikuk kehidupan politik yang serba njelimet, tanpa disadari ternyata masih banyak sekali orang yang abai terhadap hal-hal remeh di sekitarnya, padahal benda-benda tersebut tidak bisa terpisahkan dalam kebutuhan sehari-hari. Salah satu diantaranya yakni sabun. Siapa sangka keberadaan sabun yang sangat berperan dalam menjaga kebersihan tubuh kita teralihkan dengan update mengenai fenomena Donald Trump hingga seputar teknologi smartphone yang kini banyak digandrungi kawula muda. Yap, sabun. Salah satu benda kaya manfaat yang paling kita remehkan eksistensinya. Setidaknya, pernahkah kita berpikir tentang siapa yang dan mengembangkan sabun pertama?

Sabun Pertama buatan orang muslim

Di dalam bukunya yang berjudul Technology Transfer in the Chemical Industries, Ahmad Y Al Hassan menerangkan bahwa sabun merupakan salah satu penemuan penting di era puncak peradaban muslim, tepatnya pada abad 7 SM. Di masa itu, umat muslim telah berhasil mengembangkan konsep hidup higienis yang mutakhir. Menurut Al Hassan, sabun pertama kali diproduksi para kimiawan Muslim di era kekhalifahan dengan menggunakan minyak zaitun atau minyak sayuran dan minyak aroma sebagai bahan dasarnya. Salah satu diantara yang berhasil menemukan formula dasar pembentukan sabun adalah Al Razi, seorang ahli kimia asal Persia.

penemu-sabun

Sabun yang ditemukan dan dikembangkan umat muslim di zaman kejayaan sudah menggunakan pewarna dan pewangi. Dan sudah ada pula sabun cair maupun batangan (padat). Lebih jauh lagi, di masa itu bahkan sudah digunakan sabun khusus untuk mencukur kumis dan jenggot. Secara fundamental, Al Hassan menyatakan bahwa formula pembuatan sabun tidak pernah berubah bahkan hingga saat ini.


Resep pembuatan sabun juga turut ditulis oleh Abu Al Qasim Al Zahrawi alias Abulcassis (936 – 1013 M), seorang dokter muslim terkemuka asal Andalusia, Spanyol. Beliau menerangkan cara membuat sabun dalam kitabnya yang berjudul Al Tasreef yang kini menjadi ensiklopedia monumental yang terbagi dalam 30 volume. Kitab tersebut telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan disebarluaskan sebagai buku referensi utama di sejumlah universitas terkemuka di Eropa. Sedangkan masyarakat Barat sendiri, khususnya Eropa, diperkirakan baru mengenal pembuatan sabun pada abad ke-16 M.

soap-6

Sherwood Taylor (1957) di dalam bukunya yang berjudul A History of Industrial Chemistry, juga menyatakan bahwa peradaban Barat baru menguasai pembuatan sabun pada abad ke-18 M. Dalam hal ini, penemuan sabun yang tergolong modern memang diciptakan di masa kejayaan Islam.