Benarkah Nabi Khidir Salah Satu Putra Adam?


Beberapa legenda ada empat nabi yang diyakini masih hidup hingga kini, mereka adalah Nabi Khidir, Idris, Ilyas dan Isa. Catatan sejarah termasuk alkitab, Khidir sering muncul diantara cerita para nabi hingga rasul terakhir (Muhammad). Siapakah Khidir? Mengapa usianya sangat panjang yang diriwayatkan sebagai salah satu anak Adam?
Dalam literatur Eropa dan Barat, Khidir dianggap mempunyai cerita yang sama dengan Elia (Elijah) dan diidentifikasi sebagai St George. Dalam catatan Raja Alexander, Khidir disebutkan telah meminum air kehidupan yang membuat usianya panjang sementara Alexander Agung tidak. Dia juga dihubung-hubungkan dengan cerita epik kuno Gilgames danPengebara Yahudi. Sementara literatur Islam sendiri menyebutkan bahwa manusia yang akan membinasakan Dajjal tak lain adalah Nabi Khidir.
nabi khidir, alexander, Dzulkarnain
Literatur Yahudi menyebutkan ada sosok yang mirip dengan cerita Pengembara Yahudi, catatan Alexander Krappe mengatakan bahwa disana ada tokoh legendaris dengan karakter mirip Nabi Khidir yang disebut sebagai Ahasywerosatau Isaac Laquedem. Dan Khidir juga diidentifikasi sebagai Nabi Yeremia.
Akan tetapi dalam tradisi dan literatur Islam, Nabi Khidir tidak bisa disamakan dengan cerita mitos versi Yahudi dan Eropa, dimana karakter Phineas, Elias dan St George bertentangan dengan sumber yang mengatakan bahwa jiwa mereka melewati metempsychosis (titisan) berturut-turut pada ketiga karakter tersebut.

Siapakah Nabi Khidir?

 

Beberapa penafsir mengatakan bahwa Khidir bukan seorang Nabi, tetapi dia hanya salah satu malaikat yang bertugas membimbing para wali dan nabi. Sementara pendapat lainnya mengatakan bahwa dalam cerita para nabi, Allah akan memberikan seorang teman diantara mereka yang dianggap sebagai Khidir. Tetapi lebih banyak yang berpendapat terutama dikalangan para Sufi yang mengatakan bahwa Khidir adalah seorang Nabi atas dasar ayat Quran yang menceritakan tentang dirinya.

Lalu mereka bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami (Al Kahf: 65)

Disini, Allah menjelaskan kata ‘Rahmat‘ merujuk pada utusan dan para nabi sebagai simbol rahmat-Nya. Sama halnya seperti ayat Al Anbiya 107 “Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam”. Dalam cerita Musa, lagi-lagi ditegaskan;

Musa berkata kepada (Khidir): “Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu?” (Al Kahf 66)

Ayat diatas jelas dinyatakan posisi Khidir sangat tinggi hingga Musa ingin mengikuti dan belajar kepadanya, sangat jelas bahwa Musa ‘mengikuti’ seorang Nabi.
Oleh karena itu, Nabi Khidir dianggap sebagai rahmat yang diterima para pencari Tuhan termasuk diantaranya para Nabi, Rasul, dan Wali. Apakah ada kemungkinan bahwa Nabi Khidir akan muncul pada manusia biasa? Jika mereka benar-benar mencari Tuhan dan Allah berkehendak, maka mereka akan dipertemukan. Sebagaimana saat ini banyak orang yang mencari keberadaan Khidir tetapi niat mereka tidak dijalan Allah, maka sangat disangsikan terhadap apa yang telah mereka temui.
Dalam sudut pandang psikologis, Nabi Khidiur tampaknya kehilangan realitas dan telah menjadi bagian dari imajinasi bagi manusia yang mendambakan pertemuan dengannya. Tetapi, jika kita berbicara tentang Nabi Khidir, tidak akan sanggup mencirikan bagaimana hubungan antara Khidir dan muridnya, dan mereka (para wali, syaikh dll) yang hidup dibumi saat ini mampu bertemu dengannya.
nabi khidir
Nabi Khidir dilambangkan sebagai pembawa kesuburan dengan corak Hijau, juga diceritakan membawa orang yang air kehidupan dimana dia berpijak maka akan tumbuh kehidupan. Tidak selamanya Nabi Khidir mengenakan corak hijau, seperti yang ditulis dalam buku Nicholson yang menceritakan tentang kehidupan Abu S’id bin Abil-Khaiyr;

…dia (Khayr) lari ke gunung dan padang gurun, dimana dia terkadang melihat seorang pria tua terhormat mengenakan pakaian putih… dia menyatakan itu adalah Nabi Khidir.

Nabi Khidir Anak Adam?

 

Beberapa penafsir menyebutkan bahwa Nabi Adam memiliki 20 pasangan kembar putra dan putri. Hafidh Ibnu Katsir menyatakan bahwa Nabi Khidir adalah putra Nabi Adam, yang pada waktu itu dia berdoa kepada Allah “Ya Allah, berikan anak saya Khidir hidup yang panjang sehingga ia hidup sampai pada hari kiamat‘. Adam mengatakan kepada Khidir “Oh anakku, kamu akan menguburku setelah kematianku“. Dia juga memberinya kabar tentang hidupnya yang panjang. Dan Khidir juga duduk di perahu Nabi Nuh.
Dalam Quran telah disebutkan bahwa Nabi Khidir muncul pada zaman Nabi Nuh. Seperti yang telah diterangkan diatas bahwa Allah menggunakan kata ‘Rahmat‘ sebagai bentuk utusan.

Berkata Nuh: “Hai kaumku, bagaimana pikiranmu, jika aku ada mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku, dan diberinya aku rahmat dari sisi-Nya, tetapi rahmat itu disamarkan bagimu. Apa akan kami paksakankah kamu menerimanya, padahal kamu tiada menyukainya?” (Hud 28)

Para penulis sejarah Alexander menghubungkan beberapa kejadian dimana dia bertemu dengan Idris (Henokh) disebuah Kuil yang cemerlang (Shining Temple). Dia (Idris), dikatakan tidak mati di Bumi, karena ia (Idris) naik ke surga dengan angin puyuh…. Dalam pertemuan dengan Idris, Alexander menyebutkan bahwa dia mendapatkan cerita tentang Keabadian.
Hadist Sahih Muslim menyatakan bahwa Nabi Khidr masih hidup dan kematiannya akan terjadi pada saat Dajjal. Sementara Hafidhh Ibn Kathir menyatakan Raja Zulqarnain menemukan jenis air disebut sebagai ‘air kehidupan‘ yang ketika diminum akan memungkinkan seseorang untuk tetap hidup selamanya. Dia berangkat dengan banyak orang untuk mencarinya dan juga bersama Nabi Khidir. Di satu tempat Nabi Khidr meminum air dan Raja tidak.

Bibliografi:

  • Nicholson, Studies in Islamic Mysticism
  • Haim Schwarzbaum’s Biblical and Extra-Biblical Legends in Islamic Folk-Literature (Waldorf-Hessen Verlag fur Orientkunde, 1982)
  • The Koran, karya George Sale 
  • The Science of Folklore karya Alexander Krappe 
  • Foto: Muslim sage Al-Khizr, shown in a Mughal era manuscript miniature, and Al Khidr via Wikipedia

Artikel terkait :

sumber

4 thoughts on “Benarkah Nabi Khidir Salah Satu Putra Adam?

  1. Literatur mana yang dimaksud? >> “Sementara literatur Islam sendiri menyebutkan bahwa manusia yang akan membinasakan Dajjal tak lain adalah Nabi Khidir.”

    Dari Abdullah Ibnu ‘Amr r.huma., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Dajjal akan keluar di tengah-tengah umatku lalu tinggal selama empat puluh. Aku tidak tahu apakah 40 hari, 40 bulan, atau 40 tahun. Lalu Allah membangkitkan ‘Isa bin Maryam. Ia seperti ‘Urwah bin Mas’ud. ‘Isa lalu mencarinya dan membinasakannya…” penggalan hadits (H.r. Bukhari dan Muslim)

    Jelas yang membunuh Dajjal adalah ‘Isa yang Allah swt. turunkan ke bumi sebagai salah satu umat Rasulullah saw..

  2. Ping-balik: Tidak Semua Manusia Keturunan Adam dan Hawa ? | Iwan blog world

  3. Assalamu’alaikum,,
    Dan Mursyid kamil mukamil saya adalah murid bahkan anak angkat Nabiyullah Khaidir alaihissalam,,
    Tentang beliau Nabi Khaidir alaihissalam jika hanya dikupas via hadist2, tanpa laku lampah akan mentah, hanya tutur cerita saja..
    Tapi bila telah mengalami bertemu, akan yaqin bahwa Allah SWT Maha Kuasa Atas Segala sesuatu 🙂
    Tidak ada yang tidak mungkin bila seseorang benar2 mau berjuang dalam ibadah2 nya dalam arti terbimbing oleh Penuntun/Mursyid yang kamil mukamil, akan dapat ilmu hikmah juga kebijaksanaan yang terwarisi dari Guru nya para Nabi yaitu Nabiyullah Khaidir alaihissalam penguasa lautan dunia,

    Wassalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s