Yerusalem Kota Suci dari 3 Agama


Kota yang menyimpan ironi. Yerusalem selalu bergejolak dan menjadi rebutan sejak dari zaman perang salib hingga kini. Yerusalem menjadi Kota Suci tiga Agama Nasrani, Yahudi dan Islam.
Yerusalem adalah sebuah kota yang terkenal dari jaman Nabi Daud (David). yerusalem berarti damai, kesempurnaan. Dalam bahasa Arab, Yerusalem disebut dengan Ursalim al-Quds atau lebih populer dengan al-Quds (Kudus). Pada periode kekuasaan Raja Daud, kota ini dikenal sebagai Ir Daud (Kota Daud). Agama adalah ajaran yang mengajarkan tentang kebaikan, mejadi sebuah ironi ketika dihubungkan dengan sejarah. Dalam perjalanan waktu Yerusalem selalu disibukkan dengan penaklukan mulai dari zaman romawi Kuno, Perang Salib, melahirkan tokoh Salahudin Al Ayubi dan The King Of Lion Hearth, Ottoman, mandat dari Inggris dan hingga sekarang perang perebutan kekuasaan Israel Palestina yang bercampur dengan konflik agama.

Dibalik itu semua Yerusalem menyimpan sejarah yang panjang dan berpengaruh terhadap perkembangan dunia. Yerusalem sangat penting bagi agama Nasrani, Yahudi dan Islam, karena di kota tersebut terdapat sebuah bangunan yang disucikan dan peristiwa yang penting.

peta yerusalem yang menunjukkan tempat penting bagi Agama Islam, Nasrani dan Yahudi

Bagi umat Nasrani, Yerusalem adalah tempat Yesus hidup dan disalib, selain itu ada sebuah jalan yang sangat bersejarah yaitu jalan dimana Yesus diarak ketika akan disalib setelah disiksa dan mendapatkan luka kemudian jalan tersebut dinamakan Via Delorosa (jalan kesengsaraan) di tengah kota Yerusalem.

bagi umat Yahudi Yerusalem adalah tempat Nabi daud mendirikan kerajaan Yahudi Menurut kitab Ibrani, Raja Daud berkuasa hingga 970 SM. Kekuasaannya diteruskan putranya Sulaiman (Salomo), yang membangun Bait Suci di Gunung Moria. Bait Salomo (kemudian dikenal sebagai Bait Pertama), memainkan perang penting dalam sejarah bangsa Yahudi sebagai tempat singgahnya Tabut Perjanjian. Selama lebih dari 450 tahun, hingga penaklukkan Babilonia pada tahun 587 SM, Yerusalem merupakan ibukota politik Kerajaan Israel bersatu dan kemudian Kerajaan Yehuda dan Baitnya menjadi pusat keagamaan bangsa Israel. Periode ini dikenal dalam sejarah sebagai Periode Bait Pertama. Setelah Salomo wafat (sekitar 930 SM), sepuluh suku utara memisahkan diri membentuk Kerajaan Israel. Di bawah kekuasaan Wangsa Daud dan Salomo, Yerusalem menjadi ibukota Kerajaan Yehuda.

Kemudian Yerusalem menjadi rebutan Romawi dan Persia, sehingga bangas yahudi terusir dan sekarang dengan gerakan Zeonisme dan Freemansonry mereka berusaha merebut kembali Yerusalem.

Bait Suci sekarang hanya tinggal tersisa tembok sebelah barat, dan menjadi tempat peribadatan umat Yahudi dengan sebutan Tembok ratapan. Umat Yahudi menuliskan keluhan apapun dikertas lalu menyelipkannya di tembok.

Bagi umat Islam Yerusalem adalah tempat berdirinya Mesjid Al – Aqsa yang berperan penting dalam peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad dan merupakan kiblat pertama umat Islam.

Secara istilah, Isra berjalan di waktu malam hari, sedangkan Miraj adalah alat (tangga) untuk naik. Isra mempunyai pengertian perjalanan Nabi Muhammad saw pada waktu malam hari dari Masjid Al Haram Mekkah ke Masjid Al Aqsha Palestina. Miraj adalah kelanjutan perjalanan Nabi Muhammad saw dari Masjid Al Aqsha ke langit sampai di Sidratul Muntaha dan langit tertinggi tenpat Nabi Muhammad saw bertemu dengan Allah swt. Isra’ Miraj adalah kisah perjalanan Nabi Muhammad ke langit ke tujuh dalam waktu semalam.

Pada masa kekuasaan Khalifah Umar bin Khattab Yerusalem dikuasai Islam. Umat Kristen Palestina waktu itu Uskup Agung Severinus(Snaifore) menyatakan hanya akan membuka pintu Jerusalem pada Khalifah Umar sebagai jaminan pasukan Muslim tidak akan membantai rakyat Yerusalem seperti yang dilakukan pasukan Nebucadnezzar dan Constantin Agung. Sang Uskup mempersilahkan Umar Bin Khatab untuk sholat di dalam “Rumah Allah”. Sejak saat itu terjadi perjanjian damai antar pemeluk umat dibawah perlindungan hukum Islam. Umar Bin Khatab sempat berdoa di atas sebuah batu yang menjadi titik Pe Mi’raj an Nabi ke langit ke tujuh.

Al – Aqsa berkubah berwarna biru sedangkan Dome Of Rock atau Mesjid Umar berkubah emas.

Sebuah ironi Yerusalem selalu menjadi bahan perebutan dan konflik bertolak belakang dengan arti namanya damai. Yerusalem sampai sekarang selalu bergejolak dan telah banyak menimbulkan korban nyawa bagi umat manusia. Pada dasarnya agama selalu mengajarkan kebaikan, semoga suatu saat terjadi perdamain disana bagi para penghuninya.

sumber

Artikel Terkait :

One thought on “Yerusalem Kota Suci dari 3 Agama

  1. Ping-balik: The Protocol of Zion, Kisah Kelam Semitisme. | Iwan blog world

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s