KYAI ABDUL (…)


Sejarah PROKLAMASI yg tak terceritakan dan terkubur adalah Andil besar dari seorang Kyai di jawa barat yg membaca situasi genting saat itu yg menimbulkan keraguan utk di kumandangkan nya proklamasi.
Datanglah Kyai Abdul “…..” (maaf tdk disebutkan nama lengkap nya) kepada Soekarno : “bsk harus kau bacakan proklamasi itu, dan harus kamu yg bacakan bukan yg lain! “,
“itu hasil istikharah ku”,
“jika tdk kaubacakan maka bangsa ini harus menunggu 450 thn lagi utk menyatakan kemerdekaan nya”.

Jawab Soekarno “Bgmn mungkin aku bacakan, sy bisa digantung mati sm Jepang spt yg tjd di Filipine sesaat stlh kemerdekaan mrk bacakan”
“Situasi saat ini semua senjata dilucuti oleh Jepang, siapa yg menjamin keamanan saya stlh proklamasi di bacakan? ”
(**pd saat itu memang semua senjata dilucuti pasukan Jepang, hanya soedirman di banyumas yg malah ganti melucuti senjata pasukan Jepang yg hendak melucutinya, maka layak lah soedirman mjd Panglima BESAR)

Jawab Kiai pd waktu itu “jgn khawatir Soekarno, aku yg menjamin keamanan mu! ”
Maka dirumuskanlah naskah proklamasi dirumah yg dipinjami oleh seorang saudagar Arab. Termasuk ada rumusan asli dari Pak kiayi tsb (yg menurut penuturan si pembawa yg msh hidup sd skg, beliau bertutur sambil menangis bahwa naskah asli Pak kiayi tsb telah hilang dicuri! ).

Esok harinya Pak Kyai paham apa yg masih mjd keraguan Soekarno, beliau datangi lagi Soekarno dan berkata : “kenapa blm kamu bacakan juga?”, “kapan mau kamu bacakan?”
Lihatlah diluar! Berbaris ribuan santri ku siap mati bersenjatakan bambu runcing mengawal melingkari tempat proklamasi ini.

Hilang lah keraguan Soekarno, dan alhamdulilaah proklamasi berhasil di bacakan dan bertepatan pd saat bulan suci RAMADHAN dgn dijaga oleh RIBUAN SANTRI.
Fakta tsb terlihat dlm foto proklamasi yg dihadiri oleh seorang PEREMPUAN BERJILBAB yg sampai skg sejarah tdk pernah tau siapakah wanita tsb?

Sbg Ujud Terimakasih Soekarno atas jasa dari Pak kiayi tsb, maka rancangan proklamasi yg beliau rumuskan dipakai dlm pembukaan UUD 1945, yg berbunyi :
“ATAS BERKAT RAHMAT ALLAH DAN DIDORONG OLEH KEINGINAN LUHUR SUPAYA BERKEHIDUPAN KEBANGSAAN YG BEBAS… ”

Satu lagi fakta sejarah berdiri nya negeri ini tdk lepas dari darah juang para santri.

(agungsoeharto@buriedhistory)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: