Ringkasan kajian fiqih Mahzab Imam As-Syafi’i XI


Fardhu fardhu rukun-rukun Tayamum 

  1. Mesti berniat (berniat dalam hati) sunnah jika diucapkan menurut para ulama.Tayamum hanya berlaku sekali untuk satu kali sholat.Boleh mengerjakan sholat sunnah , misal ba`diyah maghrib.Tayamum harus diniatkan untuk sholat wajib kemudian mengikuti sholat sunnah.Pengecualian dengan tayamum sholat dhuha bisa di lanjutkan dengan sholat jenazah.Tayamum seperti pengganti / cadangan bersuci jika tidak ada wudhu.Wajib beriringan dengan niat mulai mengambil debu.
  2. Mengusap wajah ketika bertayamum wajib disempurnakan ,pengecualian ,memasukkan debu kedalam alis ,cukup permukaan nya saja,begitu juga dengan kumis.jika janggut nya tipis wajib disempurnakan jika tebal cukup dipermukaan saja.Sunnah menepuk ketika mengambil debu.dan ketika mengusap tidak di lepas langsung bersambung.
  3. Mengusap kedua tangan ,bagaimana pun cara nya,pertama ketika diusap bagian tangan kanan . Pengambilan debug tepukan pertama untuk wajah ,tepukan kedua untuk  tangan,tepukan ketiga untuk sela 2jari.debu pada telapak tangan kanan untuk punggung tangan kiri kemudian melingkar begitu sebalik nya.
  4. Berurutan , wajah dahulu baru kedua tangan.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s