Ringkasan kajian fiqih Mahzab Imam As-Syafi’i Bab Haid dan Nifas II


Larangan wanita Haid

  1. Membaca All Qur’an , jika hanya membaca Qur’an untuk berzikir tidak mengapa ,contoh membaca ayat kursi .Jika mengikuti kajian Al Qur’an para ulama berpendapat tidak mengapa tetapi sebisa mungkin dihindari
  2. Membawa mushaf atau memegang meskipun dia memakai lapis sarung tangan karena ini masalah keagungan Al-Qur’an ,dalil tidak boleh menyentuh Al-Qur’an jika berhadats kecil maupun besar.Kebolehan membawa apabila terjemah lebih banyak dari ayat Al-Qur’an.Selain ayat Al-Qur’an lebih banyak maka tidak mengapa.Jika membawa Al-Qur’an bersama barang lain maka dibolehkan tetapi dengan niat membawa barang lain bukan membawa Al-Qur’an.
  3. Berdiam didalam masjid termasuk berjalan jalan didalam masjid.Dalil Hadits “Jangan kalian mendekati tempat sholat dalam keadaan mabuk sampai kalian sadar apa yang kalian ucapkan “dalam hal ini Ulama berpendapat termasuk orang junub ,wanita Haid.Termasuk darurat masuk dalam masjid jika ada kebakaran ,perang dsb nya.Yang dibolehkan adalah lewat saja dengan yakin darah nya tidak menetes.Mengambil barang dalam masjid kemudian segera keluar.
  4. Berhubungan intim ketika Haid maka disunnahkan memberi makan fakir miskin sekira nya 1 dinar atau 4,25 gr emas atau sekitar 2 juta an rupiah.
  5. Bernikmat atau bercumbu ketika Haid dengan suami sampai berhubungan intim ,tetapi jika tidak sampai berhubungan intim tidak mengapa.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s