🍁 GHIBAH YANG dibolehkan


———————————————-

Ghibah itu hukum asalnya adalah HARAM.
ALLOH Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

وَلاَ يَغْتِبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُ وَاتَّقُوْا اللهَ إِنَّ اللهَ تَوَّابٌ رَحِيْمٌ

“Dan janganlah sebagian kalian mengghibahi sebagian yang lain. Sukakah salah seorang dari kalian memakan daging bangkai saudaranya yang telah mati, pasti kalian membencinya. Maka bertaqwalah kalian kepada Alloh, sungguh Alloh Maha Menerima taubat dan Maha Pengasih”.

(QS. Al Hujurat :12)

—————–

Adapun yang dimaksud Ghibah disebutkan dalam hadits berikut,

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « أَتَدْرُونَ مَا الْغِيبَةُ ». قَالُوا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ. قَالَ « ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ ». قِيلَ أَفَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِى أَخِى مَا أَقُولُ قَالَ « إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُولُ فَقَدِ اغْتَبْتَهُ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِ فَقَدْ بَهَتَّهُ

Dari Abu Hurairah, ia berkata,
Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam pernah bertanya, “Tahukah kamu, apa itu ghibah?” Para sahabat menjawab, “Alloh dan Rosul-Nya lebih tahu.” Kemudian Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, “GHIBAH adalah kamu membicarakan saudaramu mengenai sesuatu yang tidak ia sukai.”

Seseorang bertanya, “Wahai Rosululloh, bagaimanakah menurut engkau apabila orang yang saya bicarakan itu memang sesuai dengan yang saya ucapkan?” Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam berkata, “Apabila benar apa yang kamu bicarakan itu tentang dirinya, maka berarti kamu telah menggibahnya (menggunjingnya). Namun apabila yang kamu bicarakan itu tidak ada padanya, maka berarti kamu telah memfitnahnya.”

(HR. Muslim : 2589)

——————

Namun ada suatu kondisi yang memang GHIBAH YG DIBOLEHKAN,, bahkan diharuskan, sehingga ghibah ini tidak dikategorikan sebagai ghibah yang terlarang…

Imam Nawawi meringkasnya dalam 2 bait syair
yang terdapat dalam kitab Syarh Shahih Muslim, 16 : 124-125 sebagai berikut :

القدح ليست بغيبة في ستة #
متظلم و معرف و محذر
و مجاهر فسقا و مستفت و من #
طلب الإعانة في إزالة منكر

Menggunjing yang bukan ghibah ada 6 keadaan :

1⃣ Mutadholim atau orang yang mengadukan kedholiman seseorang. Lalu ia menyebutkan kejelekan orang yang berbuat dholim tesebut.

Misal : Mengadu kepada yg berkuasa (Polisi, Orangtua, dll) bahwa Si Anu telah mendholimiku.

2⃣ Mu’arrof yaitu untuk mengidentifikasi orang dengan cara menyebutkan aib nya, misalnya seseorang yg memang nyata pincang/buta/ hitam, dll. (selama tidak berniat merendahkan)

3⃣ Muhadzar alias orang yang ditahdzir atau perlu diperingatkan keburukannya.

Misal : Membicarakan seseorang yg sering menyampaikan hadis palsu, hafalan hadis/Qur’anya buruk, dll.

4⃣ Mujahir fisqon atau orang yang terang-terangan berbuat fasiq.

Misal : Membicarakan AMALIYAH yang nyata MENYIMPANG dari seseorang agar orang lain tidak terpengaruh untuk mengikutinya.

5⃣ Mustafti alias orang yang minta fatwa dengan cara menyebutkan aib-aib seseorang.

Misal : Saudara kandungku telah mendholimiku demikian dan demikian. Bagaimana caranya aku bisa lepas dari kedholiman yang ia lakukan.”

6⃣ Tholabul I’anah fi izalatil munkar yaitu meminta tolong untuk menghilangkan kemungkaran, lalu ia menyebutkan kejelekan orang yang berbuat mungkar tersebut.

Misal : Seseorang yang minta tolong kepada orang lain, agar orang yg dimintai tolong bisa melindungi diri dari kejahatan (kemungkaran orang yg berbuat jahat kepadanya dgn menyebut Si Anu telah memukulku, dst.)

Keenam hal ini adalah dibolehkan seseorang untuk dighibah, tanpa harus menjelekkan secara fisik.

*****
Copas & Posted by : Team Dakwah ARAFAH

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s